Selasa, 18 Agustus 2020

Daftar Fraksi Panen Buah

Apa sih fraksi panen kelapa sawit itu? Mengapa kita mesti mempelajarinya? Apakah kegunaan dari pembagian buah kelapa sawit menjadi beberapa fraksi ini? Mari kita pelajari semua hal tersebut secara bahu-membahu! Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam menentukan waktu pemanenan TBS (Tandan Buah Segar) ialah fraksi panen buah kelapa sawit. Ini merupakan pengelompokkan kualitas berdasarkan tingkat kematangan buah kelapa sawit . Penggolongan fraksi buah kelapa sawit tersebut digunakan dalam ketetapan atau penentuan persyaratan panen kelapa sawit yang sempurna. Berikut ini daftar fraksi buah kelapa sawit dari KLPSWT : Fraksi 00 adalah kalangan buah kelapa sawit yang masih mentah. Ciri-cirinya yakni tidak ada buah yang terlepas dari TBS Fraksi 0 ialah kalangan buah kelapa sawit yang nyaris matang. Tandanya adalah ada sekitar 2-5 persen buah sawit yang membrondol, namun jumlahnya kurang dari 1/2 brondolan per 1 kg TBS Fraksi 1 ialah kalangan buah kelapa sawit yang mentah matang. Di fraksi ini, terdapat 5-25 persen buah sawit yang telah membrondol alias 1 persen brondolan dari 1 kg TBS Fraksi 2 adalah golongan buah kelapa sawit yang kurang matang. Di mana 25-50 persen buah sawit tersebut sudah membrondol atau perbandingannya 2 persen brondolan dari 1 kg TBS Fraksi 3 yakni golongan buah kelapa sawit yang matang. Tingkat kematangan brondolannya berkisar antara 50-75 persen, 3% brondolan/1 kg TBS Fraksi 4 yaitu kalangan buah kelapa sawit yang melalui matang. Telah ada lebih dari 75 persen buah luar dan buah dalam yang membrondol, sekitar 45 brondolan tiap 1 kg TBS Fraksi 5 yakni golongan buah kelapa sawit yang terlalu matang. Semuah buah luarnya telah membrondol serta hampir seluruh buah dalamnya juga sudah membrondol. Pengetahuan akan fraksi buah kelapa sawit berfungsi untuk memperkirakan hasil panen TBS. Tidak hanya kuantitas saja, namun mutu minyak kelapa sawit yang akan diperoleh pun bisa dimengerti. Idealnya, proses pemanenan TBS dijalankan sebelum fraksi 5 atau buah tidak terlalu matang. Apabila pemetikan TBS dikerjakan pada dikala buah sawit sudah terlau matang maka akan menimbulkan kerugian-kerugian seperti : Pemborosan ongkos untuk menawarkan tenaga yang bertugas menghimpun buah yang cukup banyak berjatuhan Risiko buah terserang hama dan penyakit lebih besar Kualitas minyaknya rendah alasannya mengandung ALB (Asam Lemak Bebas) sebagai balasan proses oksidasi dan hidrolis Di segi lain, proses pemanenan TBS yang dilaksanakan pada buah sawit mentah juga tidak anggun. Sebab buah yang masih berfraksi rendah ini mempunyai rendemen kelapa sawit yang juga masih terlalu rendah. Akibatnya, TBS mentah akan menciptakan minyak yang sedikit dengan risiko kehilangan minyak yang tinggi. Lantas kapankah waktu pemanenan kelapa sawit yang paling tepat? Waktu yang paling pas untuk memetik TBS ialah pada saat buah kelapa sawit berada di dalam fraksi 2 dan fraksi 3. Pada fraksi 2, TBS kelapa sawit memiliki rendemen 23,21% dengan kandungan ALB 2,30%. Sedangkan TBS kelapa sawit yang ada di fraksi 3 memiliki rendemen 23,86% dan kandungan ALB 2,71%.
Sumber https://klpswt.blogspot.com


EmoticonEmoticon