Dalam kesehariannya dalam melakukan pekerjaan , Industrial Enginering (IE) memakai banyak sekali jenis alat dan peralatan.P erlengkapan dan peralatan mirip apakah yang dipakai?, yakni tergantung pada tanggung jawab pekerjaan dari IE di sebuah perusahaan. Nama alat biasa dan peralatan tercantum di bawah ini. Tujuan dari alat-alat yang juga disebutkan di sini; Stop Watch (Digital atau analog): Mengukur waktu yang diamati pada dikala Waktu Study. Meteran jahit: Mengukur panjang jahitan dan mengukur jarak Kamera Digital: video untuk merekam aneka macam operasi yang membantu dalam analisis gerak operasi. Tripod untuk kamera: Digunakan selaku kamera berdiri. Papan time study: Diperlukan selama studi waktu untuk memegang format time study . Kalkulator: . Perhitungan data dan pengerjaan laporan Tachometer : untuk mengukur kecepatan motor mesin ,mesin jahit. Peralatan ini dipakai untuk menemukan mesin rpm. Data yang menangkap dan format analisis proses: . Untuk acuan-Format time studi, Format analisis Gerak dll perekam data dan analisis untuk menjinjing perbaikan Berbagai dokumen: Dokumen yang dipakai untuk membantu bikinan dan proses lainnya dengan gosip , metodologi atau tata letak.Format mirip Operasi Buletin , Line Layout, pitch Diagram, format laporan Per Jam dll Komputer: Analisis data, Laporan pengerjaan, Mailing, analisis video operasi dll Sumber https://pendidikangarment.blogspot.com
pop
Home
Posts filed under Alat yang di gunakan oleh tehnik industri di industri garment
Tampilkan postingan dengan label Alat yang di gunakan oleh tehnik industri di industri garment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alat yang di gunakan oleh tehnik industri di industri garment. Tampilkan semua postingan
Senin, 01 Juni 2020
Selasa, 26 Mei 2020
Kiat Dan Cara Mengukur Tubuh Perempuan
Beberapa orang sependapat bahwa sampai saat ini belum ada klarifikasi yang mendetail mengenai tehnik pembuatan pakaian yang baku.Dalam dunia jahit menjahit sesungguhnya yang terpenting adalah mendapatkan sistem sendiri yang mampu kita pakai untuk memudahkan pekerjaan kita dalam membuat pakaian dengan keinginan menemukan hasil yang terbaik. Busana yang baik adalah berasal dari pembuatan teladan y ang sempurna, dan begitu pula teladan yang tepat diawali dengan pengukuran yang akurat. Untuk menggambar teladan kontruksi membutuhkan aneka macam macam ukuran tubuh, dan jenis ukuran yang diharapkan serta cara mengambilnya. Yang umumnya dipakai ialah metode teladan konstruksi DRESSMAKING , alasannya umumnya sistem ini gampang diketahui oleh pemula untuk menciptakan kontruksi teladan busana yang baik . Berikut ialah cara mengambil ukuran tubuh wanita, kebanyakan dan nyaris semuanya adalah ukuran dari badan perempuan, kenapa ? Karena badan perempuan memiliki bab-bagian yang sangat kompleks dan membutuhkan pengukuran yang akurat supaya pengerjaan pakaian atau busana bisa berhasil dengan tepat. Ikatlah seutas tali ban (tali pita) atau ban elastik kecil melingkar pada pinggang selaku batas badan atas dan bawah. Cara Pengukuran : 1.Lingkar Leher (LL) Caranya yaitu dengan mengukur sekeliling pada batas leher, dengan menaruh jari telunjuk di lekuk leher. 2.Lingkar Badan (LB) Diukur pada sekeliling tubuh atas yang paling besar , lewat puncak dada, ketiak, dan punggung. Posisi pita ukur atau meteran pada badan belakang atau punggung mesti datar dari ketiak sampai ketiak. Diukur pas dahulu, kemudian ditambah 4 cm, atau diselakan 4 jari. 3.Lingkar Pinggang (LP) Diukur pas mengelilingi pinggang, kemudian ditambah 1 cm, atau diselakan 1 jari. Untuk pinggang ban rok dan slack biasanya dikurangi 1 cm. 4.Lingkar Panggul (LPG) Diukur mengelilingi tubuh bawah paling besar , ditambah 2 cm sebelah atas puncak pantat/ bokong dengan posisi meteran datar. Diukur pas dulu, lalu ditambah 4 cm atau diselakan 4 jari. 5.Tinggi Panggul (TPG) Diukur dari bawah ban elastic atau tali pita dibawah pinggang, hingga di bawah ban sentimeter di panggul. 6.Panjang Punggung (PPu) Diukur dari tulang leher yang menonjol di tengah belakang lurus kebawah sampai di bawah ban elastis pada pinggang 7.Lebar Punggung (LPu) Diukur 9 cm di bawah tulang leher yang menonjol atau pertengahan jarak bahu terendah dan ketiak dari batas lengan kiri hingga lengan kanan. 8.Panjang sisi (PS). Diukur dari batas ketiak ke bawah ban petar pinggang dikurangi 2 s/d 3 cm. 9.Lebar wajah (LM). Diukur pada 5 cm di bawah lekuk leher atau pertengahan jarak pundak paling rendah dan ketiak dari batas lengan yang kanan hingga batas lengan yang kiri. 10.Panjang wajah (PM). Diukur dari lekuk leher di tengah tampang ke bawah sampai di bawah ban petar pinggang. 11.Tinggi dada (TD). Diukur dari bawah ban petar pinggang tegak lurus ke atas sampai di puncak buah dada. 12. Panjang bahu (PB). Diukur pada jurusan di belakang daun telinga dari batas leher ke puncak lengan, atau pundak yang terendah. 13. Ukuran uji(UU). Disebut juga ukuran kendali. Diukur dari tengah tampang di bawah ban petar serong melalui puncak buah dada ke puncak lengan terus serong ke belakang hingga di tengah belakang pada bawah ban petar. 14. Lingkar lubang lengan (LLL). Diukur sekeliling lubang lengan, pas dahulu ditambah 2 cm untuk lubang lengan tanpa lengan, dan ditambah 4 cm untuk lubang lengan yang mau dipasangkan lengan. 15.Panjang lengan blus (PLB). Diukur dari puncak lenganterus ke bawah lengansampai melebihi tulang pergelangan lengan yang menonjol. 16. Lebar dada (LD). Diukur jarak dari kedua puncak buah dada. Ukuran ini tergantung dari buste houder atau kutang pendek yang dipakai. Ukuran ini tidak digunakan untuk konstruksi teladan, hanya untuk ukuran pemeriksa. BELI SEKARANG GRATIS ONGKIR MENGUKUR PANJANG ROK. Panjang rok muka yang dikehendaki, dan panjang rok muka sisi, belakang hingga di lantai. UKURAN CELANA. Lingkar pinggang. Tinggi pinggul. Lingkar pinggul. Tinggi duduk. Panjang sisi. Lingkar kaki melalui tumit. Lingkar kaki sekeliling telapak kaki. UKURAN LENGAN. Lingkar lubang lengan. Lingkar pangkal lengan, diukur pas + 6 cm. Panjang lengan dalam dari ketiak. Panjang lengan luar dari puncak lengan. Lingkar bawah lengan, diukur pas + 3 cm. Panjang lengan pendek bab dalam. Lingkar pergelangan tangan, diukur pas + 2 cm. Itulah klarifikasi tentang ukuran dan cara mengambil ukuran pada tubuh perempuan. Untuk bisa menciptakan busana wanita yang sempurna kita harus mampu menguasai cara mengambil ukuran yang benar. Hal ini nantinya akan kuat pada gambar pola pakaian yang hendak kita buat, dan tentunya juga memilih baik atau tidak hasil busana yang akan di jahit. Artikel terkait: Arti penting acuan dalam pembuatan garment Belajar menciptakan pola dasar badan wanita Cara cepat menciptakan pola rok Sumber https://pendidikangarment.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)